Meditasi Harian, 13 Desember 2017 ~ Rabu dalam Pekan II Advent

TERBANG TINGGI BAGAI RAJAWALI

Bacaan:

Yes.40:25-31; Mzm.103:1-4.8-10; Mat.11:28-30

Renungan:

Tidak ada kuk yang terlampau berat bila diterima karena cinta dan dibawa dalam kuasa cinta. Ketika Tuhan kita mengatakan bahwa kuk yang diletakkan atas kita itu enak dan bebanpun ringan, itu bukanlah hiburan atau janji kosong belaka. Kristuslah sumber kekuatan kita. Keterpesonaan cinta akan Dia-lah yang menuntun kita. “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku” (Flp.4:13). Maka, yakinlah bahwa seburuk apapun situasi hidup kita, sedashyat apapun badai hidup menerpa, kita tidak pernah berjalan sendirian. Tuhan selalu beserta kita.

Masa Advent ini adalah saat yang tepat bagi kita untuk kembali melihat apa yang tersamar namun selalu ada dalam hidup kita, yaitu tangan Tuhan yang selalu siap menopang kita, dan pundak belas kasih-Nya yang turut memikul beban hidup kita, agar kita tidak jatuh kepayahan. Bagai Rajawali, Dia akan membawamu terbang tinggi. Inilah saat dimana seruan “O datanglah Imanuel” membukakan mata hati kita, untuk menyadari kehadiran Allah, yang tidak pernah sedetikpun meninggalkan kita.

Hanya jiwa yang senantiasa menanti-nantikan Tuhan akan diselamatkan. Penantian ini akan menjadi batu ujian cinta dan memurnikan jiwa. Malanglah mereka yang tidak mendapati keindahan menanti dalam kuasa cinta, yang kemudian berkata, “Hidupku tersembunyi dari Tuhan, dan hatiku tidak diperhatikan Allahku” (bdk.Yes.40:27b). Seandainya Tuhan sungguh adalah yang terkasih di hatimu, maka pastilah kamu sudah tersungkur dalam sembah bakti dan kekaguman akan betapa hebat, kuat, dan berkuasa-Nya Dia. Hatimu pun akan beroleh ketenangan untuk melangkah di tengah segala kepahitan hidup, dan dengan penuh sukacita berkata, “Hatiku tenang karena Kekasihku selalu besertaku. Tenanglah jiwaku, beristirahatlah.

Semoga Santa Perawan Maria, yang menemukan kedamaian yang sama saat memangku Bayi Yesus di Bethlehem, serta kepasrahan cinta yang sama ketika memangku Tubuh Suci Putranya di kaki salib, meneguhkan hatimu untuk senantiasa menjawab “Ya” kepada Allah. Segala sesuatu mungkin dan tidak mustahil bagi hati yang mencinta. 

Regnare Christum volumus!

✥ Fidei Defensor ~ Fernando ✥