Meditasi Harian ~ Sabtu dalam Oktaf Paskah

image

JANGAN JADI MANUSIA SAMPAH

Bacaan:
Kis.4:13-21; Mzm.118:1.14-15.16ab-18.19-21; Mrk.16:9-15

Renungan:
Bagi yang pernah mempelajari Injil Markus lebih dalam, kita mungkin dikejutkan ketika menemukan bahwa Markus mengakhiri atau menutup Injilnya dengan tiba-tiba di pasal 16:8.
Gereja perdana berusaha “melengkapi” Injil Markus dengan menambah bagian yang dalam keyakinan suci mereka tentu akan ditambahkan oleh Markus sendiri, sebagai bagian akhir atau tambahan untuk memberi akhir yang lebih halus (ayat 9-20).
Sebagian besar pakar atau ahli tafsir Kitab Suci meyakini bahwa akhir yang tiba-tiba dari Injil Markus (pada ayat 8), hendak mengungkapkan harapan penginjil Markus agar para pembacanya melengkapi sukacita Injil dalam hidup mereka.
Oleh karena itu, penambahan bagian penutup oleh Gereja Perdana dengan didasari ilham Roh Kudus, yang penggalan besarnya (ayat 9-15) kita baca hari ini, harus dilihat sebagai seruan suci untuk menjadi saksi-saksi Kebangkitan dalam hidup dan karya kita.
Milikilah keberanian seperti Rasul St. Petrus untuk berkata,”Tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar.” (Kis.4:20)
Lebih dari sebelumnya, Orang-orang Kristen di masa kini haruslah menjadi orang-orang Kristen yang “bersaksi“, kalau tidak mau dianggap “sampah” bagi dunia dan batu sandungan bagi karya kerasulan.
Hidup kita, integritas kita, karya atau profesi kita, kemiskinan roh dan pelayanan kasih kita, panggilan untuk berkeluarga maupun menjadi seorang selibat, haruslah menjadi kesaksian yang meyakinkan akan Tuhan Yang Bangkit.
Kalau dunia gagal melihat Tuhan Yang Bangkit dalam diri kita, itu dikarenakan kegagalan kita untuk berlaku selayaknya saksi-saksi Kristus yang sejati.
Jangan jadi manusia sampah. Jadilah manusia yang berguna, pewarta sukacita Injil yang menerangi kegelapan zaman ini, maka Tuhan akan menyertai kamu sekalian dengan tanda-tanda dan kuasa-Nya.
Euntes in mundum universum praedicate evangelium omni creaturae.” ~ (Mrk.16:15)

Pax, in aeternum.
Fernando