Meditasi Harian ~ Jumat IV Prapaska

image

Yesus mengajar di Sinagoga

JANGAN ABU-ABU

Bacaan:
Keb.2:1a,12-22; Mzm.34:17-18,19-20,21,23; Yoh.7:1-2,10,25-30

Renungan:
Kita dipanggil untuk mewartakan Kerajaan Allah, apapun resikonya.
Tidak ada ruang tengah, atau titik aman dalam kerasulan dan pewartaan Injil.
Sama seperti Yesus, kita tidak mungkin menyenangkan semua orang.
Jangan pernah membelokkan pesan Injil, atau merubah tuntutan kerasulan, hanya karena opini publik, ketakutan untuk berbeda dengan kebanyakan orang, keinginan untuk mendapatkan “win-win solution”.
Hanya ada 2 pilihan, berdiri di pihak Allah, atau berdiri di pihak si jahat. Tidak ada pilihan ruang “abu-abu” di tengahnya.
Sekalipun Injil sendiri berarti “Kabar Baik”, pada kenyataannya tidak semua hati terbuka atau sanggup menerima sukacita Injil.
Ini dikarenakan sukacita Injil hanya bisa dialami oleh mereka yang sungguh-sungguh memutuskan untuk berubah, untuk mengalami metanoia, untuk meninggalkan kegelapan menuju cahaya.

Pax, in aeternum.
Fernando