Bapa Suci Paus Fransiskus memberikan 2000 hadiah natal kepada para tunawisma

Paus Fransisku memberikan hadiah Natal kepada lebih dari 2000 imigran & pengungsi.

Paus Fransisku memberikan hadiah Natal kepada lebih dari 2000 imigran & pengungsi.

Roma, UCAN News – Dua ribu imigran di rumah penampungan “Dono di Maria” dekat Vatikan sangat senang menerima hadiah Natal dari Bapa Suci Paus Fransiskus. Menyambut Natal, Paus memberi mereka paket hadiah yang berguna untuk membantu mereka terhubung dengan keluarga selama musim liburan, termasuk kartu Natal yang ditandatangani oleh Sri Paus, perangko, kartu telepon internasional prabayar, dan free pass bus kota “Metro” Roma, demikian laporan Catholic News Agency (CNA).

Almoner Tahta Suci Vatikan, Uskup Agung Konrad Krajewski secara pribadi membantu para suster Misionaris Cintakasih (Missionaries of Charity) membagikan hadiah. Suster Michelle mengatakan pada CNA bahwa “para imigran menerima hadiah dengan kasih dan bersyukur atas kesempatan untuk menelepon dan menulis pada orang yang mereka cintai selama musim Natal.” Sebagai advokat bagi masyarakat miskin dan terpinggirkan, Paus Fransiskus secara khusus berbicara atas nama imigran.

Pada Hari Migran dan Pengungsi Dunia pada bulan September, beliau mengecam perbudakan dan perdagangan manusia. “Migran dan pengungsi bukan bidak pada papan catur kemanusiaan,” kata Paus Fransiskus. “Mereka adalah anak-anak, wanita dan pria yang meninggalkan atau yang terpaksa meninggalkan rumah mereka karena berbagai alasan, yang memiliki berbagai keinginan untuk mengetahui dan memiliki, tetapi di atas semua itu adalah keingina untuk menjadi lebih baik.” Rumah penampungan Dono di Maria didirikan oleh Beata Ibu Teresa dari Calcutta (Mother Teresa) 25 tahun lalu dan diberkati mendiang Paus Yohanes Paulus II.

Jelang Natal, Paus Fransiskus mengunjungi RS Anak untuk melakukan kunjungan pra-Natal bagi puluhan anak-anak di sebuah rumah sakit anak Katolik di Roma, Sabtu (22/12). Kegiatan ini adalah tradisi kepausan selama puluhan tahun. Berhenti di kapel rumah sakit, Paus diberi keranjang berisi pesan bertulisan tangan dari anak-anak. Kata Paus, “Terima kasih atas impian dan doa-doa yang telah kalian masukkan ke dalam keranjang ini,” demikian pernyataan Vatikan. “Mari kita percayakan mereka bersama-sama kepada Tuhan, yang mengetahui lebih dari siapa pun.” Menuju ke berbagai bangsal selama kunjungan hampir tiga jam, Paus berusia 77 tahun itu melambaikan tangan ke arah para fotografer, seraya berkata: “Saya di sini untuk para pasien.”

Rumah sakit milik Vatikan, Bambino Gesu (Bayi Yesus), adalah pusat penelitian pediatrik terbesar di Eropa, dengan 2.600 staf yang melayani sekitar 27.000 pasien setiap tahunnya.

Tinggalkan komentar