Paus Fransiskus dinobatkan TIME sebagai Person of The Year 2013

Pope Francis in TIME

Bapa Suci Paus Fransiskus hari ini dinobatkan oleh majalah nomor 1 dunia, “TIME” sebagai “Person of The Year 2013”, setelah 9 tahun menduduki Tahta Kepausan yang mendatangkan penghargaan dari para reformis,  ketakutan diantara kalangan konservatif, dan mendatangkan begitu banyak pujian banyak orang dari seluruh dunia karena gaya “merakyatnya”.

“Beliau mengambil nama seorang Kudus (Santo Fransiskus dari Asisi) yang rendah hati dan membawa seruan Gereja yang menyembuhkan,” demikian tulis TIME dalam pengumumannya. Sejak menjadi Paus, Superstar kepala 7 ini secara mengejutkan melakukan pembaharuan Vatikan dan Gereja Katolik dalam waktu yang sangat singkat, menentang tradisi ratusan tahun.

Masuk pula dalam 10 besar majalah TIME tokoh kontroversial seperti Edward Snowden dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

 Editor internasional majalah ini, Bobby Ghosh, mengatakan bahwa kontribusi Paus Fransiskus dalam waktu yang singkat sejak menduduki Tahta Kepausan telah mengubah gambaran maupun inti pewartaan Gereja Katolik.

“Beliau mengubah persepsi akan Gereja Katolik dari sebuah institusi yang seolah tak tersentuh menjadi Gereja yang rendah hati dan penuh belas kasih,” kata Ghosh. “Beliau mengubah pusat perhatian Gereja Katolik dari yang dulunya berfokus pada doktrin/ajaran menjadi lebih ke arah pelayanan. Beliau mengubah nada bicara Gereja Katolik kepada orang-orang mengenai cintakasih. Semuanya adalah bagi kaum miskin. Untuk merekalah Gereja Katolik ada sebagaimana – masa kejayaannya di waktu lampau. Paus Fransiskus tampil untuk mengembalikan hal itu.”

Beliau juga membuka keuangan Gereja Katolik untuk publik dan menanggapi isu-isu kontroversial yang dihindari untuk dibahas secara terbuka oleh para Paus terdahulu, kata Ghosh.

“Beliau berbicara mengenai sikap Gereja terhadap homoseksualitas dan memberikan ruang bicara lebih luas bagi kaum wanita. Ini adalah beberapa hal yang sangat-sangat penting. Ini bukan sekedar kata-kata. Beliau benar-benar menunjukkannya dalam tindakan nyata,” kata Ghosh.

 Tahta Suci Vatikan menyambut baik  pengumuman majalah TIME , sembari mengingatkan bahwa Paus Fransiskus, yang diakui kerendahan hatinya oleh seluruh dunia, sebenarnya tidak mencari penghargaan dan tidak menginginkan sorotan yang tertuju kepadanya, melainkan seharusnya itu diarahkan pada karya misi cintakasih yang dengan tekun dan setia dijalankan oleh Gereja Katolik.

“Kami rasa deklarasi Paus sebagai Person of The Year adalah tanda positif, karena merupakan deklarasi yang sangat bergengsi , diberikan kepada seorang pribadi yang mewartakan kasih Allah dan perdamaian bagi semua , ” demikian tanggapan juru bicara Vatikan Pastor Federico Lombardi kepada wartawan. “Dan Paus tidak mencari kehormatan , tapi dia bersukacita jika pesannya-pesan Beliau mengenai Kasih, diterima dan dimengerti.”

Seorang Paus dari banyak pengalaman pertama

Paus Fransiskus, sebelumnya dikenal sebagai Kardinal Jorge Bergoglio dari Argentina, dikenal sebagai seorang yang rendah hati , seorang administrator yang kompeten, dan – seperti yang diharapkan dari seorang Paus baru – seorang pribadi yang suci dan memiliki iman yanhg besar.

Ia juga seorang yang banyak pengalaman pertama : Paus non – Eropa pertama di era modern , Paus pertama dari Amerika Selatan , dan anggota Serikat Yesus (Ordo Yesuit) pertama yang terpilih Kepala Gereja Katolik sedunia.

Dalam tindakan publik pertama , Paus baru ini mematahkan tradisi ratusan tahun, dengan meminta lebih dari 150.000 orang yang berkumpul di alun-alun Gereja Basilika Santo Petrus untuk berdoa baginya , daripada memberikan berkat bagi umat yang hadir. Dia kemudian melakukan tindakan kontroversial, dengan membasuh kaki seorang wanita muda di sebuah penjara remaja di Roma dalam Misa Kamis Putih (Peringatan Perjamuan Terakhir yang dilaksanakan pada malam sebelum Jumat Agung), yang sesuai tradisi hanya dibolehkan untuk laki-laki.

Dalam surat apostolik terbaru kepada umat Katolik dan seluruh dunia , Paus Fransiskus memperingatkan para pemimpin bangsa-bangsa untuk fokus pada membantu orang miskin dan menderita di atas segalanya .

“Saya lebih suka Gereja yang memar , terluka dan kotor karena telah keluar di jalan-jalan , bukan Gereja yang sehat, yang membatasi diri dan mencari kenyamanan pribadi,” tulisnya.

Beliau juga membaharui sebuah lembaga Gereja kuno (Vatikan Almoner) yang didedikasikan untuk membantu orang miskin. Paus Fransiskus menunjuk Kepala yang baru dari kantor Vatikan Almoner, menginstruksikan kepadanya untuk menghabiskan waktunya di luar tembok Istana Vatikan dan mencari orang yang membutuhkan bantuan.

“Anda dapat menjual meja Anda ,” kata Bapa Suci Paus Fransiskus kepada Kepala Almoner yang baru, Yang Mulia Uskup Agung Konrad Krajewski. “Anda tidak perlu itu . Anda harus keluar dari Vatikan . Jangan menunggu orang untuk datang menbunyikan bel. Anda harus pergi keluar dan mencari orang-orang miskin . ”

Paus Fransiskus juga telah memicu kontroversi di antara beberapa konservatif, yang selama ini menjauhkan Gereja dari memperhatikan isu-isu sosial seperti kontrasepsi , aborsi dan pernikahan sesama jenis. Dalam apa yang telah dilihat sebagai nada yang lebih damai terhadap homoseksual, Paus Fransiskus telah mengatakan bahwa ia tidak dalam posisi untuk menghakimi kaum gay .

Masa lalu Paus

Paus Fransiskus, 76 tahun, lahir di Buenos Aires pada tanggal 17 Desember 1936. Sebagai putra dari seorang imigran Italia , ia diajar untuk menjadi seorang ahli kimia sebelum memutuskan untuk menjadi seorang Imam/Pastor.

Dia ditahbiskan menjadi seorang Imam/Pastor dalam Serikat Yesus (Ordo Yesuit) pada tahun 1969 dan kemudian menjadi Uskup Agung Buenos Aires pada tahun 1998. Dia diangkat menjdi Kardinal pada tahun 2001 dan menjadi Presiden dari Konferensi para Uskup Argentina 2005-2011 .

Sebagai Kardinal , beliau bentrok dengan pemerintah Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner atas sikap beliau yang menentang pernikahan sesama jenis serta distribusi bebas dari alat kontrasepsi.

Dia adalah runner-up waktu Konklaf (Pemilihan Paus) 2005 , sesudah – Kardinal Joseph Ratzinger (yang kemudian terpilih sebagai Paus Benediktus XVI), menurut sebuah profil dengan pengamat Vatikan John Allen, yang diterbitkan oleh National Catholic Reporter .

Dia dikenal karena kesederhanaannya dan memiliki reputasi sebagai suara dari rakyat miskin.

2 thoughts on “Paus Fransiskus dinobatkan TIME sebagai Person of The Year 2013

  1. Merasa sangat diberkati punya seorg Gembala yg benar2 memancarkan kasih Kristus d tengah2 dunia yg smakin gersang. Thanks utk artikel yg sangat memberkati.

Tinggalkan komentar